SukadiriNews: Sport SukadiriNews: Sport SukadiriNews: Sport

Info Teknologi Informasi

Timnas Indonesia Berhasil Ditaklukan Oleh UEA di Gelaran Asian Games 2018

Hasil Pertandingan Indonesia vs UEA - Gelaran Asian Games 2018 di Indonesia (24/8), pada pertandingan sepak bola yang mempertemukan antara Indonesia vs UEA yang digelar di stadion Wibawa Mukti, Cikarang. UEA akhirnya berhasil menundukan sang tuan rumah Indonesia dengan drama adu penalti.


Hasil Pertandingan UEA vs Indonesia
Pada babak pertama UEA berhasil mencetak gol terlebih dahulu ke gawah Indoesia yang di kawal oleh penjaga gawah Andritany. Gol pertama dari titk putih di cetak oleh Zayed dari UEA di menit ke 20'. Akhirnya gol penyeimbang di cetak oleh seorang Alberto 52' yang menerima umpan terukur dari Septian David yang tidak dapat di tepis oleh kiper dari UEA. Namun, UEA yang sangat beruntung mendapatkan tendangan penalti untuk kedua kalinya dan gol kedua kembali tercipta oleh Zayed di menit ke 65'. Tidak berkahir sampai disitu Lilipaly berhasil menceploskan gol ke gawah UEA di menit tambahan waktu 90+4' yang membuat kedudukan kembali imbang.

Pertandingan Indonesia vs UEA berlanjut hingga babak extra time. Terjadi saling serang antara UEA dan Indonesia, namun tidak ada satu pun gol yang tercipta.

Indonesia vs UEA dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada timnas Indonesia, Septian David dan Saddil tidak menceploskan bola dengan baik ke gawah UEA. Hanya satu tendangan dari timnas UEA yang tidak masuk ke gawah Indonesia. Kedudukan adu penalti berakhir dengan kedudukan Indoesia 3-4 UEA.

Real Madrid Berhasil Mendapatkan Tanda Tangan Courtois dari Chelsea

Thibaut Courtois Pindah ke Real Madrid? Simak Beritanya.
 
Resmi: Courtois ke Madrid
 
 
Raksasa sepak bola asal Spanyol, Real Madrid, mengumumkan mereka telah resmi mendatangkan kiper asal Belgia Thibaut Courtois. Real Madrid berhasil mendatangkan kiper berusia 26 tahun ini ke Santiago Bernabeu dengan mahar transfer sebesar € 35 juta, menurut laporan.

Courtois yang akan menandatangani kontrak berdurasi 6 musim setelah melakukan test medis yang akan dilaksanakan pada Kamis 9 Agustus. Selanjutnya, mantan kiper Atletico Madrid ini akan keluar lapangan memakai jersey Real Madrid dan akan berbicara kepada media di ruang pers. Sumber: Realmadrid.com

Courtois lama merumput di Spanyol bersama Atletico Madrid sebelum ia kembali berkostum The Blues. Kiper dengan postur tubuh jangkung ini telah meraih satu gelar La Liga bersama Atletico Madrid (2013-2014) dan dua gelar Premier Legue bersama Chelsea (2015 dan 2017).

Thibaut Courtois selalu ingin kembali ke ibukota Spanyol setelah pergi dari Atletico Madrid. Salah satu faktor ke pindahannya adala Keluarga yang tinggal di Madrid dan ia akan membiarkan kontraknya dengan Chelsea berakhir, sehingga klub yang asal London Inggris, Chelsea, terpaksa menjualnya karena ia hanya memiliki satu tahun tersisa dari kesepakatannya.

Masih belum jelas apakah Courtois akan bersaing dengan Keylor Navas untuk mendapat tempat di utama di team Real Madrid atau tidak, mengingat bahwa Los Blancos mungkin memutuskan untuk menjual Navas jika menurut mereka Courtois akan menjadi starter mereka yang tidak perlu diperselisihkan. Navas yang telah meraih tiga gelar UCL akan menjadi pertimbangan untuk Real Madrid jika mereka ingin menjualnya. Gelar UCL yang di raih oleh Real Madrid tidak lepas dari penyelamatan gemilang Navas di bawah mistar gawang Real Madrid.

Kelima Kalinya Timnas Gagal di Final AFF Suzuki Cup

Kelima Kalinya Timnas Gagal di Final AFF Suzuki Cup
 
Indonesia gagal kelima kalinya di final Piala AFF, sementara Thailand kelima kalinya menjadi juara turnamen sepakbola Asia Tenggara ini.

Dalam laga kedua final AFF 2016 di Bangkok, Thailand mengalahkan Indonesia 2-0 melalui dua gol Siroch Chatthong di menit ke 37 dan 47.

Di laga pertama di Stadion Pakansari, Bogor tiga hari sebelumnya, Indonesia unggul 2-1, namun secara agregat kalah 2-3, sehingga Piala AFF dipertahankan Thailand yang dua tahun lalu merebutnya dengan mengalahkan Malaysia.

Harus diakui, ini kemenangan yang pantas bagi Thailand, yang terus mengurung Indonesia, nyaris selama 90 menit. Tim Garuda Merah Putih hanya bisa sesekali menyerang balik -dengan tiga tembakan yang tak ada satupun mengarah ke gawang.

Indonesia bisa mengalami kekalahan lebih besar lagi, jika saja kiper Kurnia Meiga Hermansyah tak melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

Puncaknya adalah ketika ia mengagalkan penalti Teerasil Dangda di menit ke 81. Teerasil Dangda adalah pencetak gol terbanyak turnamen ini dengan enam gol -empat di antaranya ke gawang Kurnia, namun tidak di final laga kedua ini.
 
Kelima Kalinya Timnas Gagal di Final AFF Suzuki Cup

Kekalahan ini membuat Indonesia untuk kelima kalinya meninggalkan final Piala AFF tanpa membawa piala, membuat sebutan spesialis runner up, alias juara kedua makin melekat. Juga pada pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, yang tiga kali gagal di final AFF -dua kali bersama Indoensia dan sekali bersama Vietnam. Saat menangani Vietnam Riedl juga sekali gagal di final King's Kup dan diga kali gagal di final Sea Games.

Betapa pun. ini kemenangan yang pantas bagi Thailand. Juga bukan hasil yang buruk bagi Indonesia, yang belum lama dipulihkan dari sanksi pengucilan FIFA. Toh siapa menyangka, Indonesia bisa lolos ke final.

Harus diakui, kalah lima kali di final tanpa penah menang satu kali pun, sungguh tak sedap -juga untuk moral. Tetapi ini tim muda yang menjanjikan.

Jadi para pemain tim Indonesia masih bisa berbangga, bisa melaju ke final dan memenangkan laga pertama. Kendati tak bisa membawa pulang pialanya. 

Indonesia Menang 2-1 di Leg Pertama Final AFF Lawan Thailand

Indonesia Menang 2-1 di Leg Pertama Final AFF Lawan Thailand

Peluit panjang telah berbunyi, pertandingan leg pertama Final Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor berakhir. Pertemuan antara timnas Indonesia dan Thailand berakhir 2-1.

Pantauan merdeka.com, Rabu (14/12), Stadion Pakansari sembat dibuat bungkam dengan gol yang dicetak Teerasil Dangda di menit ke-33. Teerasil berhasil membuat gol dari tandukan kepalanya dan tidak mampu diantisipasi oleh Kurnia Meiga.

Setelah babak kedua dimulai, Thailand langsung diserang habis-habisan oleh Teerasil Dangda. Namun, Indonesia justru sukses menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Rizky Pora di menit 65.

Setelah menerima umpan dari Beny Wahyudi, Rizky langsung mencoba tembakan jarak jauh. Tembakan itu sempat membentur pemain belakang Thailand, bola pun berbelok dan masuk ke gawang Kawin Thamsatchanan.

Lima menit berikutnya, Hansamu Yama menambah jumlah gol Indonesia sekaligus membalikkan kemenangan untuk Indonesia. Kali ini, gol tersebut terjadi lewat tandukan kepalanya di menit ke-71.

Gol tersebut berawal dari sepak pokok yang dilakukan pemain Persib Bandung Zulham Zamrun. Hansamu sempat berlari dari belakang langsung menyambut bola melalui tandukan kepalanya. Gawang Kawin lagi-lagi dibobol.

Di menit ke-89, Indonesia seharusnya bisa menambah jumlah gol menjadi tiga angka. Sayangnya, tandukan kepala Lerby Eliandy terlalu lemah dan dengan mudah diantisipasi oleh Kawin.

Lima menit berselang, IIda membunyikan peluit panjang tanda permainan berakhir. Skor ini bisa menjadi modal untuk Indonesia saat bertandang ke Stadion Rajamangala, Bangkok.

Sementara, Thailand hanya butuh satu gol untuk merebut gelar juara AFF untuk kelima kalinya. Sedangkan Indonesia membutuhkan hasil seri atau setidaknya tidak kebobolan satu gol pun saat bertandang ke Thailand.
 

Evan Dimas Tahu Titik Lemah Skuad Timnas Thailand

Evan Dimas Tahu Titik Lemah Skuad Timnas Thailand

Jelang hadapi Thailand di babak final Piala AFF 2016 leg pertama, timnas Indonesia bisa memberikan ancaman kepada sang lawan.

Seperti dikutip SuperBall.id dari International Business Times, Sabtu (10/12/2016) pemain andalan timnas Indonesia Evan Dimas mengaku sudah mengetahui sisi kelemahan Chanathip Songkrasin dkk.

Pemain asal Surabaya itu mengatakan para pemain Thailand lemah bila diserang lewat sisi sayap.

Tentu ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anak asuh Alfred Riedl.

"Kami akan memanfaatkan kelemahan itu untuk mengalahkan Thailand," ujarnya.

Dalam laga final Piala AFF 2016, Indonesia akan lebih dulu menjamu Thailand.

Untuk leg pertama, Timnas Indonesia akan menjamu Thailand pada Rabu (14/12/2016) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Sedangkan leg kedua Thailand akan menjamu Timnas Indonesia pada Sabtu (17/12/2016) di Stadion di Stadion Rajamangala, Bangkok.
 
Back To Top